Kota Solo Full Hot Spot City Walk

Tambah lagi kisah sukses terobosan Pak Wali Kota Solo dalam membangun Kota Solo. Yang sudah jelas kita nikmati adalah penataan kawasan Stadiun Manahan dan Pasar Oprokan sehingga pedangang kaki lima yang biasanya nyumpel menuhin jalan kini telah direlokasi tanpa gejolak. Kemudian pembangunan konsep kuliner malam di depan PGS (Pusat Grosir Solo), Gladag yang begitu nyaman untuk wisata malam keluarga. Dan kini, konsep City Walk untuk di Jl. Slamt Riyadi akan disempurnakan dengan memberikan banyak titik hot spot, … ruarr biasa … blogger and adsenser solo bakalan bisa kopdar malam mingguan di City Walk Slamet Riyadi sambil menikmati indahnya Jl. Protokol waktu malam yang belum begitu macet ini … Salut! Dukung penuh Pak Wali !!! Ternyata untuk menciptakan keindahan kota tak harus seeprti Jl. Dago Bandung… di Kota yang panas ini pun jadi … Semoga kita bisa lekas isis-isis sambil ngenet, menimati wedang ronde di pinggiran Jl. Slamet Riyadi … 😀

Solo Pos: Kota Solo sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan yang ramai, dan saat ini terus berkembang menjadi kota dengan berbagai aktivitas berskala nasional dan internasional.

Tuntutan teknologi informasi yang berbasis Internet, mengharuskan Pemkot merespons dengan infrastruktur yang memadai. Kemudahan akses Internet bagi masyarakat menjadi sesuatu yang mesti dipikirkan.
Untuk dapat mengakses hotspot, menurut praktisi Internet dari UPT Puskom Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Ardian Prasetyawan, perangkat yang harus ada dalam laptop adalah Wifi. Setiap laptop model baru yang dijual saat ini, dipastikan sudah ada fasilitas itu.
Untuk laptop generasi lama bisa disiasati dengan perangkat tambahan. ”Cukup memberi perangkat tambahan, berupa USB wireless, yang sekarang sudah banyak dijual. Kalau sudah ditambah alat itu dan lengkap perangkatnya, laptop sudah bisa untuk mengakses hotspot,” jelasnya, ketika ditemui Espos, di kantornya.
Namun, pemilik laptop juga perlu memperhatikan hal lain yaitu apakah perangkat Wifi tersebut sudah aktif secara otomatis (plug and plat) atau harus dilakukan secara manual. Ardian mengingatkan, bila Wifi tidak aktif secara otomatis, maka harus mengaktifkan dulu perangkat ini, sesuai dengan fasilitas yang tersedia di laptop.
Bila hardware maupun software Wifi sudah aktif, selanjutnya tinggal melihat indikator penunjuk pencarian sinyal.
Untuk mendapatkan sinyal yang baik, Ardian mengatakan, tinggal melihat indikator sinyal yang tampil di layar laptop. ”Bila sinyal sudah penuh atau hampir penuh, maka akses Internet lewat hotspot bisa dilakukan dengan baik. Dari beberapa akses poin yang muncul, pilih yang sinyalnya paling bagus.”
Faktor yang membuat akses menjadi lambat atau tidak lancar, tergantung bandwidth dan jumlah pengakses hotspot. Semakin banyak pengguna dalam satu area hotspot, aksesnya menjadi lambat.
Dengan demikian ketika pemakai Internet semakin banyak, dibutuhkan titik hotspot makin banyak pula. Dalam hal ini Pemkot Solo mulai mengalokasikan anggaran Rp 400 juta dari APBD 2008 untuk pembangunan 13 titik hotspot.
Sebanyak delapan titik akan dibangun di sepanjang Jl Slamet Riyadi dari Purwosari hingga Bundaran Gladak untuk mendukung program city walk, selain itu juga di kawasan Mangkunegaran, Balekambang, Balaikota, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Terminal Tirtonadi. Kekuatan titik hotspot itu akan memiliki jangkauan sejauh 500 meter.
Melihat kondisi ini, PT Telkom Kantor Daerah Telekomunikasi (Kandatel) Solo pun memiliki inisiatif dan memberikan dukungan untuk mewujudkan Solo sebagai cyber city. Salah satu langkah awal untuk mewujudkan gagasan itu adalah dengan menggenjot penyediaan layanan hotspot untuk akses Internet di berbagai kawasan. General Manager PT Telkom Kandatel Solo, Dwi Heriyanto ketika dijumpai Espos di kantornya belum lama ini mengungkapkan, saat ini sudah terdapat 30 lokasi di Solo yang menyediakan layanan hotspot baik yang gratis maupun yang berbayar dengan menggunakan kartu iVAS.
Untuk menggairahkan masyarakat untuk membudayakan berinternet, Rabu (30/7) mendatang akan digelar browsing Internet massal di city walk Jalan Slamet Riyadi Solo. Acara yang ditargetkan masuk dalam catatan rekor Muri ini sekaligus sebagai uji coba beberapa titik hotspot yang telah dipasang oleh Telkom.
”Untuk kegiatan itu kami menyediakan 40 titik hotspot di sepanjang city walk mulai dari Hotel Arini di Purwosari hingga Gendengan,” papar Dwi. Titik-titik tersebut mampu mendukung aktivitas browsing Internet bagi ratusan orang dalam waktu bersamaan.
Dwi menambahkan, langkah Kandatel Solo dalam mewujudkan cyber city tidak akan berhenti di sini. ”Kami sudah menyiapkan berbagai program dukungan yang kami harap bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemkot,” tegasnya.
Selain penyediaan hotspot gratis di kawasan ruang publik seperti city walk, TElkom juga akan mendukung agenda-agenda kota seperti penyelenggaraan Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival bulan Agustus mendatang seperti yang sudah dilakukan tahun lalu.
Menurut Dwi, penyebaran hotspot menjadi bagian dari edukasi dan pemasyarakatan Internet. ”Pemasyarakatan Internet ini harus dimulai dari masyarakat sendiri sehingga akhirnya Internet menjadi gaya hidup atau life style sesuai cita-cita perwujudan Solo sebagai cyber city,” katanya. ”Adanya hotspot gratis membuat makin banyak orang bisa mengakses Internet,” kata Dwi.
Lantas kenapa harus di city walk? Ini karenacity walk merupakan kawasan ruang publik yang mengemban misi heritage, fun dan kowledge. ”Selain menjadi lokasi wisata budaya dan hiburan, city walk juga menjadi kawasan pengembangan pengetahuan,” kata Dwi.
Namun Dwi mengingatkan, Telkom tidak bisa bergerak sendirian. ”Butuh komitmen kuat dan partisipasi aktif dari Pemkot Solo untuk mewujudkan cyber city ini. Misalkan dalam perawatan dan pemeliharaan hotspot di ruang publik serta pemanfaatan Internet secara lebih luas untuk menunjang operasional pemerintahan,” ujar Dwi. Kalau hal ini terwujud, lanjut dia, Solo benar-benar akan menjadi kota yang unggul. – Oleh : R Bambang Aris Sasangka, Ivan Indrakesuma.

Iklan

3 Tanggapan

  1. Nah…
    Pertanyaan berikutnya nih..
    Ada colokan listriknya ga?
    Hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: